Sigi, 24 Februari 2025 – Hari Senin yang cerah di SMA Negeri 6 Sigi menjadi saksi perjalanan emosional bagi seluruh warga sekolah. Upacara bendera yang biasanya dilaksanakan dengan khidmat pada pagi hari itu berubah menjadi momen penuh haru. Kali ini, upacara tersebut tidak hanya menjadi ajang penghormatan kepada Sang Merah Putih, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengucapkan salam perpisahan kepada salah satu guru senior tercinta kami, Ibu Sahriah Noge, S.Pd., yang memasuki masa purna bakti atau pensiun setelah bertahun-tahun mengabdi di sekolah ini.
Mengenang Perjalanan Dedikasi
Ibu Sahriah Noge, S.Pd., adalah salah satu guru senior yang telah mengabdikan dirinya selama puluhan tahun di SMA Negeri 6 Sigi. Dengan kehangatan dan ketulusannya, beliau dikenal sebagai figur ibu bagi para siswa. Tak hanya mengajar mata pelajaran dengan cermat, Ibu Sahriah juga selalu memberikan motivasi dan nasihat bijak kepada anak didiknya. Kehadirannya di kelas selalu membawa semangat baru, membuat siswa merasa nyaman dan termotivasi untuk belajar.
Selain itu, Ibu Sahriah juga dikenal sebagai sosok yang sangat peduli terhadap perkembangan pendidikan di sekolah ini. Beliau sering kali menjadi tempat curhat bagi siswa yang mengalami kesulitan, baik dalam akademik maupun kehidupan pribadi. Jejak dedikasinya tidak hanya terlihat dari prestasi siswa-siswanya, tetapi juga dari nilai-nilai moral yang ia tanamkan kepada generasi muda.
Kini, setelah bertahun-tahun mengabdi, Ibu Sahriah memasuki masa purna bakti. Meskipun langkahnya meninggalkan sekolah ini, jejak inspirasi yang ia tinggalkan akan selalu hidup di hati warga sekolah.
Upacara Perpisahan yang Khidmat
Upacara perpisahan dilaksanakan pada Senin, 24 Februari 2025, bertepatan dengan upacara bendera mingguan. Seluruh siswa, guru, dan staf sekolah berkumpul di halaman sekolah, mengenakan seragam lengkap dengan raut wajah penuh hormat. Setelah pengibaran bendera, acara dilanjutkan dengan sesi perpisahan yang dipandu oleh pembina upacara.
Dalam sambutannya, Bapak Muhammad Sintur, S.Pd., M.Pd., selaku kepala sekolah, menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi Ibu Sahriah. "Kami tidak bisa cukup berterima kasih atas segala yang telah Ibu berikan. Dedikasi, ilmu, dan kasih sayang yang telah Ibu tuangkan di sekolah ini akan selalu kami kenang. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan kebahagiaan di sisa perjalanan hidup Ibu," ujarnya dengan nada penuh haru.
Selain itu, beberapa siswa juga diberi kesempatan untuk menyampaikan pesan perpisahan. Salah satu siswa kelas XII, Andi, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Ibu Sahriah. "Beliau bukan hanya guru, tetapi juga seperti seorang ibu bagi kami. Nasihat-nasihatnya selalu membekas di hati kami. Terima kasih, Bu, atas semua yang telah Ibu berikan."
Seorang guru muda, Ibu Fitri, juga turut menyampaikan kesan mendalam tentang Ibu Sahriah. "Ibu Sahriah adalah panutan bagi kami semua. Ketulusan dan keikhlasannya dalam mengajar adalah contoh yang patut kami teladani. Kami akan selalu mengenang kebaikan Ibu," katanya dengan mata berkaca-kaca.
Kenangan yang Tak Terlupakan
Sebagai bentuk penghormatan, sekolah memberikan cinderamata kepada Ibu Sahriah Noge. Cinderamata tersebut merupakan simbol rasa syukur dan penghargaan atas jasa-jasa beliau selama mengabdi di SMA Negeri 6 Sigi. Tidak hanya itu, sebuah video dokumenter singkat yang berisi kenangan-kenangan bersama siswa dan guru juga diputar, membuat suasana semakin haru.
Di akhir acara, Ibu Sahriah memberikan pesan perpisahan kepada seluruh warga sekolah. Dengan suara yang terbata-bata karena emosi, beliau berpesan, "Jangan pernah berhenti belajar dan teruslah mengejar impian kalian. Ingatlah, pendidikan adalah kunci menuju masa depan yang lebih baik. Jagalah semangat juang kalian dan jadilah insan yang berguna bagi bangsa dan negara."
Harapan untuk Masa Depan
Meskipun Ibu Sahriah Noge telah memasuki masa pensiun, semangatnya akan terus hidup di hati warga SMA Negeri 6 Sigi. Jejak-jejak perjuangannya menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk terus berprestasi dan menjaga nama baik sekolah.
Semoga di masa purna bakti ini, Ibu Sahriah diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan kesuksesan dalam setiap langkah kehidupan beliau. Terima kasih telah menjadi bagian dari keluarga besar SMA Negeri 6 Sigi. Kami akan selalu mengenangmu!
Penulis: Tim Redaksi Website SMA Negeri 6 Sigi